Archive

Archive for the ‘Satra’ Category

Maukah Engkau…

January 1st, 2009 No comments

Maukah engkau
;jadi sebatang lilin yang meleleh, luluh pudar dalam kesunyian ?
Maukah engkau
;jadi selembar daun yang dikerat ulat lalu jatuh ketanah dan disapu ?
Maukah engkau
;jadi sepasang kasut yang terinjak nista bercampur tanah dan kotoran ?
Maukah engkau
;jadi sebuah pohon yang ditebang menjadi tumpukan kayu dan dibiarkan teronggok ?
Maukah engkau
;jadi segenggam biji sesawi yang ditabur dan disiangi dengan darah dan air mata ?
Maukah engkau
;jadi seorang musafir yang tak bepikir kikir dan tak pernah mencibir ?
Maukah engkau
;jadi selembar kain keset, kumal dan diinjak-injak bahkan ditendang kesana dan kemari ?

maukah engkau……?

;karena dari sebatang lilin yang meleleh-lantak terbakar api
;karena dari selembar daun yang kering dikerat ulat
;karena dari sepasang kasut yang terinjak-injak
;karena dari sebuah pohon yang ditebang menjadi kayu kering
;karena dari segenggam biji sesawi yang telah ditebar dan dipupuk
;karena dari seorang musafir yang tak berpikir kikir dan,
;karena dari selembar kain keset, kumal sebagai pijakan kaki yang ditendang kian-kemari
engkau menemukan terang sejati
engkau menemukan suka cinta abadi Read more…

Retorika Lampu-Lampu Pohon Terang

December 28th, 2008 8 comments

(dalam episode : Percakapan Batin)

Sejuk hati ini mendengar senandung syukur
;yang keluar dari lubuk hati terdalam
memuji dan memuja kebesaran Tuhan pencipta alam semesta
;Pohon Kehidupan yang memberi buah segar pada dunia
begitupun untuk malam kudus seperti ini
malam dengan sejuta sukacita
malam yang penuh dengan pengharapan baru bagi dunia
;Bayi Yesus telah lahir untuk kita !
kegelapan yang akan berubah seperti warna-warni cahaya lampu
;meskipun kecil kerlap-kerlipnya tetap indah untuk kita amati

Lihatlah, Saudara !
ternyata masih banyak juga lampu yang padam…..
masih banyak relung-relung hati yang pekat, gundah gulana….
dan lihat…, masih terlalu banyak lampu-lampu yang hangus terbakar….
;bukankah malam ini adalah malam yang penuh sukacita…?

Lekas kemari ! kemarilah, Saudaraku….!!
mendekatlah padaku dan akan kubagi cahaya redupku denganmu
kita terangi malam sukacita ini dengan cahaya kita
Read more…

Kuakui, Akulah Silumpuh Di Bethesda

December 27th, 2008 No comments

Ya, kuakui saja…
;Akulah si lumpuh, lunglai dipinggir kolam Bethesda
Bersimpuh tidak berdaya, berharap sembuh dari goncangan air yang dipercaya orang kafir

Kuakui sajalah, disitu juga banyak temanku
;berderet dipinggir kolam besar dari karang dan batu
Kolam yang megah, mewah pakai tiang besar dan kaku
Yaah, siapa tahu; siapa tahu… siapa tahu
aku bisa melonjat lebih dulu, lalu jadi sembuh dan bisa jingkat-jingkat
Tapi, menunggu dan terus menunggu aku makin jemu, putus asa, malu dan makin tidak tahu
;apakah aku ini bakal sembuh, bisa jalan atau malah mati beku

Yaah, kuakui terus terang sajalah
Aku tidak kenal siapa yang tiba-tiba mendekati dan menyapaku
“Maukah engkau sembuh ?”

Belakangan aku denger-denger namanya YESUS
;Ooo…, Dia ini yang disebut Yesus Kristus
;Yesus Sang Penebus
;Yesus dari Nazareth
;Yesus Sang Penyelamat yang sungguh dahsyat…
Oooo……, itu……

Read more…

Tuhan Tahu

December 25th, 2008 1 comment

Tuhan tahu apa yang Ia lakukan !

Kepiluan dan kekecewaan banyak orang yang mengalami.
Bentuk dan ukurannya berbeda-beda; suatu hubungan cinta yang tidak
berlanjut, penyakit yang menahun, kematian yang datang terlalu cepat, tujuan
hidup yang tidak tercapai, rumah tangga perkawinan yang berantakan,
persahabatan yang terputus tanpa sebab, anak yang berontak, laporan
kesehatan yang mengharuskan operasi dengan segera, ujian yang gagal, depresi
yang berkepanjangan, ini semua dapat terjadi dalam hidup kita yang
mendatangkan kepiluan dan kekecewaan.

Kadang kepiluan datang secara tiba-tiba…
Kesedihan muncul setelah hari-hari yang berlalu ……seperti erosi bumi
Apakah kita dapat menyingkirkan penyebab penderitaan itu?
Apakah anda hampir putus asa karena anda merasa tidak sanggup
menjalaninya lagi? Jangan!!!!

Read more…