Kuakui, Akulah Silumpuh Di Bethesda
Ya, kuakui saja…
;Akulah si lumpuh, lunglai dipinggir kolam Bethesda
Bersimpuh tidak berdaya, berharap sembuh dari goncangan air yang dipercaya orang kafir
Kuakui sajalah, disitu juga banyak temanku
;berderet dipinggir kolam besar dari karang dan batu
Kolam yang megah, mewah pakai tiang besar dan kaku
Yaah, siapa tahu; siapa tahu… siapa tahu
aku bisa melonjat lebih dulu, lalu jadi sembuh dan bisa jingkat-jingkat
Tapi, menunggu dan terus menunggu aku makin jemu, putus asa, malu dan makin tidak tahu
;apakah aku ini bakal sembuh, bisa jalan atau malah mati beku
Yaah, kuakui terus terang sajalah
Aku tidak kenal siapa yang tiba-tiba mendekati dan menyapaku
“Maukah engkau sembuh ?”
Belakangan aku denger-denger namanya YESUS
;Ooo…, Dia ini yang disebut Yesus Kristus
;Yesus Sang Penebus
;Yesus dari Nazareth
;Yesus Sang Penyelamat yang sungguh dahsyat…
Oooo……, itu……
Tapi aku merinding juga, waktu Yesus bersabda:
“Engkau sudah sembuh. Jangan lagi berbuat dosa !”
;sungguh aku ngeper tujuh turunan
takut kalau nanti sakitku kambuh, dosaku makin berlipatan
Kuakui, kuakui pesan-Nya kutelan kedalam hati
;sebab aku takut, mulut ini nanti ngomong terus tapi hatiku tetap kurus
Yaah, kuakui, kuakui….
;akulah si lumpuh dirumah pengampunan itu
Dan semua ini kuceritakan karena Yesus Kristus yang dahsyat itu
Adalah benar-benar Sang Penyelamat, yang masih terus menyapa kita
;juga ketika kita belum mengenal Dia
Kuakui, kuakui……., kalian kan juga mengakuinya juga
;karena kita sama-sama berharap untuk sembuh
;karena kita sama-sama pasien di Bethesda
;karena kita sama-sama si lumpuh lunglai di pinggir kolam penyembuhan
*******
medio Oktober 2004
;salah satu orang awam di GPIB “Bethesda” Sidoarjo
Untuk awal perjalanan pada sebuah keyakinan dan kasih karunia surgawi.
“…selamat berkiprah ! Tuhan Yesus Kristus memberkati gerak-langkah pelayanan kita.”
Comments